Hari ini Pertamina mengumumkan kenaikan harga gas elpiji tabung 12 kilogram dari Rp 63,000 menjadi Rp 69,000 dan tabung 50 kilogram dari Rp 262,500 menjadi Rp 287,500. Kenaikan ini bukan hanya kali ini saja karena rencananya Pertamina akan menaikkan sebesar RP 500 setiap bulannya hingga harga per kilogram elpiji mencapai Rp 11,400. Sehingga nantinya harga gas elpiji tabung 12 kilogram akan dijual seharga Rp 136,800 dan tabung 50 kilogram seharga Rp 570,000 dimana beritanya dapat anda baca disini.
Seperti telah saya sering singgung didalam artikel-artikel saya yang sebelumnya bahwa ditengah sebuah masalah selalu timbul sebuah peluang. Peluang bisnis yang muncul dengan kenaikan harga gas elpiji ini adalah membuat/memasarkan kompor hemat gas.
Alternatif kompor gas yang pertama adalah kompor gas electrolux EHG 7929 X yang dapat dibeli secara bebas dengan harga Rp 350,000/unit. Penghematan gas yang diperoleh dengan menggunakan kompor gas ini adalah sebesar Rp 25,000 perbulannya (bulan juli 2007).
Kompor hemat gas yang kedua adalah kompor gas I-Chi Infrared Stove yang dipasarkan lewat jaringan pemasaran CNI (saya pribadi bukan agen CNI). Harga dari kompor gas ini memang relatif mahal yakni sebesar Rp 1,650,000/unit. Namun menurut pemakai produk kompor ini pemakaian gas dapat dihemat antar 30% – 50%. Jadi walaupun mahal dimuka namun akan hemat untuk jangka yang panjang menurut orang yang telah menggunakannya.
Yang pasti orang akan mulai mencari cara untuk menghemat pemakaian gas elpiji mereka yang salah satunya adalah dengan menggunakan kompor hemat gas. Sebab bila harga jual gas elpiji telah mencapai nilai ekonomisnya sebesar RP 11,400/kilogram maka hal itu berarti harga gas elpiji akan menjadi 2 kali lipat dari harga yang berlaku sekarang.
Anda ingin memanfaatkan peluang usaha dan bisnis ini?
Tags: Bisnis, bisnis kompor hemat gas, kompor, kompor hemat gas, peluang, peluang usaha, usaha
November 15, 2008 at 10:32 am
[...] Bisnis Segala hal tentang bisnis « Bisnis Kompor Hemat Gas [...]